Bersatu Lawan Corona, Polresta Surakarta Siagakan Personil di Posko Covid -19

 

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Surakarta- Di tengah pandemi Covid-19 personil Polresta Surakarta dan Polsek Laweyan serta TNI dan Linmas melakukan penjagaan Posko Satgas Percepatan Covid-19 di Ndalem Priyosuhartan Surakarta dan gedung Karantina Graha Wisata Niaga. Minggu (26/04/2020).

Adapun tugas dan fungsi posko tersebut, mendata dan memeriksa warga yang keluar-masuk wilayah kota Surakarta, mengecek kondisi kesehatan warga, termasuk yang pulang dari rantau, kemudian merekomendasikan yang kurang sehat untuk karantina di posko serta perawatan khusus yang nantinya langsung ditangani pihak dinas kesehatan kota Surakarta.

Menurut Kabag Ops Polresta Surakarta Kompol Ketut Sukarda untuk petugas jaga di posko tersebut adalah personil Kodim 0735/Surakarta, Personil Polresta Surakarta, personil Polsek Laweyan, Linmas kecamatan Laweyan bersama dengan relawan dan yang terjadwal bergantian

Yang mana teknisnya dari lokasi penjemputan di Terminal Tirtonadi hingga tempat karantina Graha Wisata Niaga, Sriwedari. Dan penjemputan ini hanya dilakukan bagi pemudik ber-KTP Surakarta maupun pemudik yang akan menginap di Kota Surakarta.

“Dari Terminal, nanti di posko yang buka selama 24 jam kesehatan mereka akan dicek kondisi kesehatannya oleh Tim Kesehatan yang sudah ditugaskan di posko tersebut” terang Kabag Ops.

“Dan dari hasil pengecekan tersebut akan menjadi acuan apakah pemudik ini akan ditempatkan di rumah karantina Ndalem Djojokusuman, Ndalem Priyosuhartan atau Graha Wisata Niaga. Atau nanti dikarantina mandiri di rumah masing-masing selama 14 hari” tutup Kabag Ops.

Sementara itu, Kapolresta Surakarta Kombes Pol Andy Rifai, Sik.MH mengatakan, polisi siap menempatkan personel berjaga selama 24 jam. Baik di terminal, stasiun, bandara, dan di rumah karantina yang disiapkan pemkot.

“Tugas kami ikut mendata dan mengawal serta mengamankan pemudik dari terminal ke posko,” ujarnya.

Sedangkan masyarakat yang masuk ke Kota Bengawan menggunakan kendaraan pribadi, akan dideteksi oleh bhabinkamtibmas dan babinsa setempat. Mereka akan terus berkoordinasi dengan ketua RT dan RW.

“Data itu nanti diteruskan ke gugus masing-masing untuk dicek,” tutup Kapolresta. (Humas/Yuliant)