Cegah Penyebaran Covid 19 di Kota Solo, Polresta Surakarta Lakukan Rapid Antigen Bagi Pengunjung Kafe

 

Tribratanews.surakarta.jateng.polri.go.id,Surakarta-Kapolresta Surakarta Kombes.Pol. Ade Safri Simanjuntak,SIK.MSi membuktikan ucapannya untuk meningkatkan operasi yustisi guna membubarkan kerumunan warga yang berpotensi menjadi sarana penularan Covid-19.

Peningkatan operasi yustisi ini adalah tindak lanjut Kapolda Jawa Tengah Irjen. Pol. Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St., M.K yang menginginkan penurunan angka Covid-19 di wilayah Polda Jawa Tengah.

Terlihat kemaren malam hari Rabu tanggal 02 Juni 2021 petugas gabungan yang terdiri dari TNI, Jajaran Polresta Surakarta, Satpol PP kota Surakarta melakukan operasi yustisi masker dan rapid antigen bagi para pengunjung Kafe yang ada di kota Solo, Jumat (04/06/2021).

Kapolresta Surakarta Kombes.Pol. Ade Safri Simanjuntak,SIK.MSi melalui Kabagops Kompol I Ketut Sukarda,SH mengatakan bahwa Operasi yustisi dilakukan di kafe atau tempat yang biasa dijadikan sebagai tempat nongkrong remaja.

Selain membagikan masker dan membubarkan kerumunan, secara humanis petugas juga menghimbau warga untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan (Prokes).

“Saya minta kepada warga mari kita patuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mencuci tangan. Inilah yang bisa menyelamatkan kita dan melindungi orang lain dari Covid-19,” imbaunya.

Dalam operasi ini, kepolisian turut melibatkan petugas Urkes Polresta Surakarta. Beberapa warga juga dilakukan rapid tes antigen.

“Tadi kita juga laksana rapid tes antigen kepada 10 warga yang dilakukan secara acak. Alhamdulillah hasilnya negatif semua,” ujar Kabagops.

Kabagops menambahkan, pelaksanaan rapid tes antigen ini akan dilaksanakan di seluruh tempat keramaian yang ada di kota Solo. Tujuannya untuk mendeteksi secara dini adanya warga yang terpapar Covid-19 pasca libur panjang hari raya idul Fitri, sehingga tidak menularkan ke warga lainnya.

“Tes antigen ini akan kita laksanakan dalam pelaksanaan operasi yustisi . Jika ada yang positif maka Satgas akan langsung mengambil RT PCR dan melakukan isolasi di tempat isolasi mandiri yang sudah di siapkan,” pungkas Kabagops.