Hanya Dalam Waktu 1,5 Bulan, Polresta Surakarta Ringkus 22 Tersangka Narkoba dengan Barang Bukti Shabu 224,67 gram dan 68,06 gram Ganja

 

Tribratanews.surakarta.jateng.polri.go.id,Surakarta-Polresta Surakarta kembali berhasil meringkus 22 ( Dua puluh dua) tersangka pelaku penyalahgunaan Narkoba hanya dalam kurun waktu 1,5 bulan.

Kapolresta Surakarta Kombes.Pol. Ade Safri Simanjuntak,SIK.MSi menjelaskan, selama periode Ops Antik Candi 2021 hingga minggu ke-3 bulan April 2021, Polresta Surakarta telah berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkoba sebanyak 19 kasus dengan tersangka sebanyak 22 orang, terdiri dari 17 sebagai pengedar, sebagai kurir / Perantara 2 orang dan 3 orang lainnya sebagai penyalahguna narkoba / Pemakai, Jumat (23/04/2021).

“Ungkap kasus tersebut merupakan hasil  Ops Antik Candi 2021 per tanggal 15 Maret sampai dengan 3 April 2021 hingga minggu ke III Bulan April 2021. Selain itu dari 22 orang tersangka tersebut terdapat 1 orang residivis yaitu tersangka an. RAR alias R,” ucap Kombes.Pol. Ade Safri Simanjuntak,SIK.MSi.

“Dari hasil ungkap kasus tersebut, berhasil disita sejumlah Barang bukti berupa shabu dengan berat keseluruhan sejumlah 224,67 gram Shabu dan 68,06 gram Ganja,” imbuhnya.

Kapolresta Surakarta menambahkan bahwa modus operandi para tersangka adalah dengan cara shabu diterima pelaku dari bandar dengan cara diambil disuatu tempat sesuai instruksi sang bandar, dan kemudian diedarkan Kembali dengan cara diletakan disuatu tempat juga sesuai instruksi sang bandar.

Kapolresta Surakarta juga menghimbau kepada warga masyarakat untuk tidak terlibat dalam peredaran gelap maupun penyalahgunaan narkoba serta berharap masyarakat dapat berperan aktif dalam memberikan informasi tentang peredaran dan penyalahgunaan narkoba di lingkungannya kepada aparat kepolisian.

“Sekecil apapun informasi dari masyarakat akan menjadi bahan informasi oleh petugas di lapangan untuk melakukan langkah penyelidikan, dan masyarakat harus tetap waspada dan peka terhadap keberadaan orang-orang baru di lingkungan sekitar, tidak menutup kemungkinan orang tersebut merupakan pengedar narkotika,” ujar Kapolresta.