Jumat Berkah : Polresta Surakarta Bagikan Beras Kepada Warga yang Terdampak Penerapan PPKM Darurat

Tribratanews.surakarta.jateng.polri.go.id,Surakarta- Sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat, Polresta Surakarta bagikan beras kepada tukang becak, tukang parkir dan pedagang kaki lima di Sepanjang jalan Dr. Rajiman Kecamatan Pasar Kliwon kota Surakarta, Jumat (09/07/2021).

Dalam kegiatan bagi-bagi beras tersebut dipimping langsung oleh Kapolsek Pasar Kliwon AKP Achamd Riedwan Prevoost,SIK.MH.

Kapolresta Surakarta Kombes.Pol. Ade Safri Simanjuntak,SIK.MSi melalui Kapolsek Pasar Kliwon AKP Achamd Riedwan Prevoost,SIK.MH mengatakan bahwa kegiatan membagikan beras kepada tukang becak, tukang parkir dan pedagang kaki lima oleh Polresta Surakarta merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap sesama di masa pandemi ini, khususnya terhadap masyarakat yang terdampak selama penerapan PPKM Darurat maupun warga masyarakat yang sedang melaksanakan isoman di rumah.

“Selain membagikan beras, kita juga menyampaikan kepada warga masyarakat agar mematuhi ketentuan PPKM Darurat yg saat ini diberlakukan di kota Solo khususnya, dimana pemberlakuan ketentuan tersebut guna mengurangi mobilitas dan membatasi kegiatan masyarakat diluar sektor esensial dan kritikal, dalam rangka menekan laju angka pertambahan kasus covid harian yang semakin meningkat, memutus mata rantai penyebaran virus covid yang masif dengan adanya jenis varian baru saat ini, serta mengefektifkan treatment bagi pasien yang dirawat di Rumah Sakit untuk mengakselerasi kesembuhannya, dengan menjaga BOR Rumah Sakit tetap dalam kondisi aman untuk dapat menangani secara cepat dan segera pasien yang membutuhkan perawatan di RS,” ucap Kapolsek Pasar Kliwon.

“Semoga pembagian beras ini bisa membantu meringankan beban mereka di tengah pandemi saat ini, ” imbuhnya.

“Selain itu kami juga mengingatkan kepada warga masyarakat agar tetap mematuhi dan menjalankan protokol kesehatan 5M (Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak dan Menjauhi kerumunan serta mengurangi mobilitas dan interaksi), guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” pungkasnya