Kapolda Jateng Didampingi Pangdam IV Diponegoro Pimpin Apel Gelar Pasukan Satgas Penanganan Covid 19 di Solo

 

Tribratanews.surakarta.jateng.polri.go.id,Surakarta-Dalam rangka mempercepat penanganan Covid 19 di wilayah Polda Jateng khususnya Surakarta, Polda Jateng melaksanakanApel Gelar Pasukan Gabungan Satgas Penanganan Covid-19 di Stadion Manahan kota Solo, Selasa (6/7/2021).

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Drs. Achmad Luthfi, SH, SSt, MK didampingi oleh Pangdam IV Diponegoro Mayjend TNI Rudianto.

Adapun peserta apel yang hadir antara lain PJU Polda Jateng, Forkopimda Kota Surakarta, PJU Polresta Surakarta, Kapolsek jajaran Polresta Surakarta, Danramil jajaran Kodim 0735 Surakarta, Camat se Kota Surakarta serta Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat Kota Surakarta.

Selain itu juga dihadiri oleh pasukan yang tergabung dalam Satgas Penanganan Covid 19 yakni Satgas Tim Penyemprotan, Satgas Penggalangan (Toga, Tomas), Satgas PPKM Mikro (Lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Nakes), Satgas Tim Vaksinator, Satgas Tim Yustisi (Kodim 0735 Surakarta, Polresta Surakarta, Satpol PP Kota Surakarta), Satgas Tim Evakuasi (Ran Brimob, Polresta Surakarta, Dishub Kota Surakarta), Satgas Perbantuan (Brimob, TNI) dan Satgas Tim Woro-Woro (TNI, Polri, Diskominfo, Dishub, Satpol PP, BPBD).

Kodam IV Diponegoro dan Polda Jawa Tengah terus berupaya untuk memperkuat pelaksanaan PPKM Darurat, dengan mendatangkan kendaraan-kendaraan watercanon, dan penling (penerangan keliling).

Pangdam IV Diponegoro Mayjend TNI Rudianto dalam sambutannya mengatakan bahwa pelaksanaan PPKM Darurat ini diselenggarakan karena adanya lonjakan yang sangat tinggi pandemi covid 19 di seluruh Indonesia dan terutama di Jawa dan Bali. Tingginya ketersediaan tempat tidur di rumah sakit kemudian langkanya beberapa obat-obatan maupun oksigen, dan ini kita bergerak bersama untuk mengatasi ini

“Apa yang dilakukan Pemkot Surakarta sudah berjalan bagus, tugas kita memperkuat agar pelaksanaan PPKM Darurat bisa lebih baik,” terangnya.

Pangdam juga meminta kepada petugas aparat pemerintah, aparat penegak hukum, aparat keamanan dan sekaligus partisipasi masyarakat. dalam kesempatan hari ini saya mohon yang pertama kepada seluruh masyarakat kota Surakarta untuk berkenan mengikuti apa-apa yang sudah digariskan, apa-apa yang telah ditentukan oleh pemerintah pusat maupun daerah berkaitan dengan PPKM darurat ini, sehingga angka laju perkembangan covid 19 di Kota Surakarta dapat ditekan.

Selain itu juga mohon kepada seluruh pemuka agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, bersama-sama untuk menghimbau kepada masyarakat untuk mengurangi covid-19 ini. karena tanpa partisipasi masyarakat dan semua tokoh elemen masyarakat, apapun yang dilakukan aparat pemerintah, penegak hukum, aparat keamanan dan seluruh stakeholder tidak bisa berbuat apa-apa.

Pangdam juga berharap pelaksanaan PPKM Darurat di Surakarta bisa menekan laju perkembangan covid-19 di Kota tersebut, untuk itu Pangdam meminta masyarakat mematuhi dan mendukung anjuran-anjuran selama pelaksanaan PPKM Darurat.

Kapolda Jateng Irjen Pol Drs. Achmad Luthfi, SH, SSt, MK menegaskan terkait beredarnya isu yang beredar di tengah masyarakat mengenai oknum yang menimbun obat-obatan dan oksigen, maka Polda Jateng akan mengusut isu tersebut dan menindak tegas para oknum yang terlibat didalamnya.

“Tidak etis sekali saat situasi-situasi semacam ini kalo ada masyarakat kita yang berusaha menimbun barang-barang tadi,” jelas Kapolda.

Kapolda menerangkan bahwa Direktorat Kriminal Khusus (Ditkrimsus Polda Jateng) telah melakukan mapping untuk mengantisipasi masyarakat yang mencoba untuk menimbun peralatan medis, obat maupun oksigen yang kini keberadaanya mulai langka.

Selain penimbunan peralatan medis, hoaks mengenai vaksinasi covid-19 masih menjadi prioritas penanganan Polda Jateng. Hoaks tentang vaksin, lanjut Kapolda masih banyak beredar di masyarakat, hal ini membuat kegaduhan sebab memutar balikkan fakta dan membuat masyarakat resah.

“Kita akan lakukan tindakan tegas sesuai dengan kaidah hukum yang berlaku,”tegas Kapolda Jateng.

Pada kesempatan tersebut Kapolda Jateng meminta media untuk memberikan berita yang edukatif terkait dengan pelaksanaan PPKM Darurat.

Kapolda Jateng juga meminta masyarakat bersabar dan menaati PPKM Darurat sehingga laju covid-19 dapat dikendalikan. Sampai tanggal 20 Juli 2021 minimal.

Dalam pelaksanaan PPKM Darurat ini, Kapolda Jateng juga akan menerapkan Managemen Kontigensi Penanganan Covid-19 yang pernah menjadi role model percepatan penanganan covid-19 di wilayah Kudus.

Setelah kegiatan apel gelar pasukan dilanjutkan dengan penyemprotan disenfektan disepanjang jalan protokol kota Solo.