Kapolresta Surakarta Hadiri Pembukaan Kembali Taman Satwa Jurug Solo

 

Tribratanews.jateng.polri.go.id,Surakarta-Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah pagi tadi telah mengeluarkan kebijakan akan memperbolehkan anak-anak masuk ke Taman Satwa Taru Jurug , jika 14 hari setelah dibuka tidak ada penambahan pasien yang terpapar Covid-19. “Hari ke 15 anak-anak boleh berkunjung ke sini ,” kata Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo dalam pembukaan kembali Taman Satwa Taru Jurug Solo, Jawa Tengah, Jumat (19/6/2020).

Apabila sudah diperbolehkan namun standar protokol kesehatan penanganan Covid-19 tetap harus dijalankan. Jelas Walikota.

Pada Saat pembukaan tersebut dihadiri oleh Walikota Surakarta FX. Hadi Rudyatmo, Kapolresta Surakarta Kombes.Pol. Andy Rifai,SIK.MH, Dandim 0735/ Surakarta Letkol Inf. Wiyata Sempana Aji,MDS, Ketua DPRD kota Surakarta Budi Prasetyo,serta Kasat Lantas Kompol Afrian Satya Permadi,SIK.MH.MIK.

Walikota Solo mengharapkan para pengunjung harus memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan menggunakan sabun. Disamping itu, sebelum memasuki area kebun binatang, semua pengunjung wajib melewati bilik antiseptik dan pemeriksaan suhu tubuh oleh petugas. Pembukaan kembali Taman Satwa Taru Jurug sebagai langkah persiapan menyambut penerapan kenormalan baru atau new normal di tengah pandemi wabah Covid-19.

Dengan tujuan agar masyarakat tidak merasakan bosan. Rekreasi juga dianggap dapat meningkatkan imunitas. Pembukaan Taman Satwa Taru Jurug juga bertujuan untuk meningkatkan pendapatan operasional Taman Satwa Taru Jurug. Dengan demikian, pakan satwa Taman Satwa Taru Jurug akan dapat terpenuhi, ucap FX Hadi Rudyatmo.

Direktur Utama Taman Satwa Taru Jurug Solo, Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso mengatakan, pengunjung yang datang ke Taman Satwa Taru Jurug akan dibatasi sebanyak 1.000 per hari dan dibagi dalam dua kelompok. Kelompok pertama pada 09.00 WIB -12.00 WIB sebanyak 500 orang dan kelompok kedua pada 13.00 WIB -16.00 WIB sebanyak 500 orang. “Pembukaan ini baru diberlakukan untuk area satwa. Wahana permainan belum akan dioperasikan. Sementara untuk pedagang akan diberlakukan sistem ganjil-genap,” kata Bimo.