Kapolresta Surakarta Hadiri Pemusnahan Barang Bukti di Kejaksaan Negeri Surakarta

 

Tribratanews.jateng.polri.go.id,Surakarta-Kepala Kepolisian Resor Kota Surakarta Kombes.Pol. Ade Safri Simanjuntak,SIK.MSi pagi tadi menghadiri acara pemusnahan barang bukti penanganan tindak pidana umum dan Tindak Pidana Khusus yang telah memiliki kekuatan hukum tetap (inkrah) di Halaman Kantor Kejaksaan Negeri Surakarta, Kamis (26/11/2020).

Kegiatan tersebut dihadiri pula oleh Kajari Surakarta, Walikota Surakarta, Dandim 0735/Surakarta, perwakilan dari BNK, Dinkes Surakarta dan segenap pejabat lingkup Kejaksaan Negeri kota Surakarta.

Adapun barang bukti yang dimusnahkan merupakan perkara tindak pidana umum periode bulan Maret s/d bulan oktober 2020 sebanyak 108 Perkara terdiri dari perkara Narkotika dan Zat Adiktif 105 perkara,Penggeroyokan 1 perkara, UU ITE 1 perkara ,UU Kesehatan 1 perkara dan pemusnahan barang bukti tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Surakarta Nanang Gunaryanto,SH.MH

Barang bukti yang dimusnakan merupakan barang yang telah memiliki ketetapan hukum tetap yang diputuskan Pengadilan Negeri Kota Surakarta. Pemusnahan barang bukti ini dilakukan dengan cara dibakar, sedangkan untuk obat – obatan terlarang dimusnahkan dengan cara dilarutkan kedalam air sehingga tidak dapat dipergunakan lagi serta barang bukti berupa Handphone dilindas dengan alat pelindas

Kapolresta Surakarta Kombes.Pol. Ade Safri Simanjuntak,SIK.MSi menuturkan bahwa sebagai bagian dari sistem penegakan hukum, pihaknya mengapresiasi kegiatan tersebut. Harapannya sinergitas antara Kepolisian, Kejaksaan maupun Pengadilan semakin meningkat selaras dengan Kamtibmas yang kondusif di Kota Surakarta.

“Sinergitas antar aparat penegak hukum dan dukungan dari semua elemen masyarakat tentu sangat membantu dalam rangka menciptakan Kamtibmas yang kondusif khususnya terkait dengan penanganan kejahatan atau tindak pidana lainnya.”ucap Kapolresta Surakarta.

Dalam kesempatan tersebut Kapolresta Surakarta bersama dengan tamu undangan lainnya turut serta memusnahkan barang bukti baik dengan cara dibakar maupun ditenggelamkan dalam air dan dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara Pemusnahan Barang Bukti.