Kapolresta Surakarta Hadiri Peresmian Kantor Baru OJK

 

Tribratanews.jateng.polri.go.id,Surakarta- Kepala Kepolisian Resor Kota Surakarta Kombes.Pol. Andy Rifai,SIK.MH siang tadi menghadiri peresmian gedung kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK ) Solo di Jalan Slamet Riyadi kota Surakarta, Jumat (19/06/2020).

Menurut Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso bahwa daya tahan sektor riil dan sektor keuangan serta kecepatan pemulihan ekonomi dari dampak pandemi covid-19 sangat bergantung pada efektivitas implementasi kebijakan stimulus perekonomian yang dilakukan di daerah.

“Peran ekonomi daerah menjadi penting untuk menopang percepatan recovery ekonomi nasional,” kata Wimboh Santoso dalam peresmian gedung Kantor OJK Solo yang dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat.

Gedung Kantor OJK Solo merupakan gedung pertama sejak pembelian tanah, perancangan dan pembangunan dilakukan menggunakan anggaran OJK.

Perancangan gedung ini menjadi standar gedung OJK di daerah yang memuat beberapa visualisasi menggambarkan nilai misi visi OJK.

Pada saat peresmian diawali dengan pemotongan pita oleh Walikota Surakarta FX. Hadi Rudyatmo didampingi oleh Dirut OJK Pusat Prof. Wimboh Santoso,SE.MSc,PHD, serta disaksikan oleh Kapolresta Surakarta Kombes.Pol. Andy Rifai,SIK.MH, Dandim 0735/ Surakarta Letkol Inf. Wiyata Sempana Aji,MDS, Ketua DPRD kota Surakarta Budi Prasetyo, Kasrem 074/ Warastratama Letkol.Inf. Yudi , dan Dirut OJK Solo Eko Yunianto.

Menurut Wimboh, untuk mendorong peran daerah itu, keberadaan kantor OJK di berbagai daerah sangat diperlukan untuk meningkatkan layanan bagi industri jasa keuangan dan juga masyarakat sesuai arah kebijakan OJK yaitu kontributif, stabil dan inklusif serta memberikan dampak positif bagi terwujudnya kesejahteraan masyarakat.
Kapolresta Surakarta Kombes.Pol. Andy Rifai,SIK.MH mengucapkan “ selamat atas peresmian gedung kantor OJK yang baru semoga lebih meningkatkan dan semangat yang baru bagi pegawai OJK Solo, karena OJK memiliki peran penting meningkatkan perekonomian wilayah Solo Raya yang punya kapasitas ekonomi besar terutama pada industri pengolahan, perdagangan, ekonomi kreatif, dan pariwisata”, pungkasnya.