Kawal Pengesahan PSHT, Polresta Surakarta Lakukan Penyekatan di Lima Titik

 

Tribratanews.jateng.polri.go.id,Surakarta- Kepolisian resor kota Surakarta melakukan penyekatan di lima titik wilayah perbatasan masuk kota Surakarta, Selasa (25/08/2020) malam tadi.

Penyekatan dilakukan untuk mengantisipasi gelombang masyarakat yang berangkat ke Surakarta untuk melaksanakan pengesahan PSHT.
Momentum bulan Muharram atau lebih familiar disebut bulan suro menjadi ajang bagi beberapa perguruan pencak silat untuk melakukan pengesahan anggota salah satunya PSHT.

“Wilayah perbatasan kota Surakarta dilakukan penyekatan. Harapanya tidak ada warga PSHT dari luar daerah yang masuk Surakarta saat pengesahan warga PSHT di Kampus AUB Kota Surakarta.Penyekatan ini juga untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan menghindari penumpukan massa. Sebagaimana kita tahu saat ini masih dalam situasi pandemi covid-19,” ungkap Kapolresta Surakarta Kombes.Pol. Ade Safri Simanjuntak,SIK.MSI melalui Kabagops Kompol I Ketut Sukarda, SH.

Dikatakannya, kepolisian bersama TNI mengimbau kepada peserta untuk bertindak sesuai dengan aturan yang berlaku. Bila bertindak anarkis dan berbuat aksi seperti konvoi ugal-ugalan petugas akan melakukan tindakan tegas.

“Tindakan tegas dan tindakan hukum akan kami berikan bila ada yang melanggar. Bila ada konvoi nanti akan kami kawal sampai tempat tujuan. Ini upaya kami agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tandasnya.

Sekedar diketahui, dilaporkan ada 625 orang warga baru PSHT akan melaksanakan pengesahan di kota Surakarta. Untuk melaksanakan protokol kesehatan, pengesahan dilaksanakan selama 2 hari dibagi menjadi 2 gelombang yakni 350 orang gelombang 1 dari ranting Banjarsari dan Laweyan sedangkan gelombang 2 sebanyak 275 orang dari ranting Pasar Kliwon, Serengan , Jebres serta 39 orang titipan dari Sukoharjo, jelas Kabagops.

Sebagai upaya menjaga kondusifitas wilayah, pengamanan kali ini melibatkan 160 personel gabungan dari Polresta Surakarta, Brimob Polda Jateng dan Dalmas Polda Jateng serta TNI” pungkas Kabagops. (Yuliant/Humas)