Melanggar Larangan Gelar Hajatan di Pemukiman serta Langgar Prokes 5M, Polsek Jebres Kembali Bubarkan Hajatan di Mojosongo

 

Tribratanews.surakarta.jateng.polri.go.id,Surakarta- Ditengah Pandemi Covid 19, masih ada masyarakat yang nekat menggelar kegiatan hajatan yang mengundang Kerumunan massa di pemukiman. Dikarenakan kegiatan tersebut dapat menimbulkan Kluster baru penyebaran Covid 19, oleh sebab itu Personil Polsek Jebres melakukan pembubaran kegiatan hajatan di Seberang Kulon Mojosongo kecamatan Jebres kota Surakarta, Sabtu malam (19/06/2021) dan terkait dengan ini telah diatur dalam Surat Edaran Walikota tentang larang menggelar hajatan di pemukiman.

Kapolresta Surakarta Kombes.Pol. Ade Safri Simanjuntak,SIK.MSi melalui Kapolsek Jebres Kompol Suharmono, SH mengatakan memang benar Personil Polsek Jebres melakukan pembubaran kegiatan hajatan yang digelar oleh Bapak Purnomo di Seberang Kulon kecamatan Mojosongo kota Surakarta yang mengakibatkan terjadinya kerumunan.

“Agar tidak terjadi kluster baru dalam penyebaran covid 19, sehingga terpaksa kita lakukan himbauan untuk segera dihentikan atau dibubarkan kegiatan hajatan tersebut,” imbuhnya.

Ditempat terpisah Kapolresta Surakarta Kombes.Pol. Ade safri Simanjuntak,SIK.MSi menyampaikan untuk menghindari kerumunan massa melanggar prokes serta mencegah timbulnya kluster baru penyebaran Covid 19, dan mengingat Pemerintah saat ini tengah gencar – gencarnya berupaya menekan laju penyebaran Covid 19, ditambah lagi varian baru covid-19 saat ini sudah ditemukan di beberapa daerah di Jawa Tengah, maka terpaksa kita lakukan pembubaran kerumunan melanggar prokes tersebut. Prinsipnya adalah Keselamatan masyarakat adalah hukum yang tertinggi.

“Dalam pembubaran kita tetap upayakan secara persuasif untuk menghindari kegaduhan, dalam kesempatan tersebut kami juga memberikan sosialisasi tentang pentingnya penerapan protokol kesehatan serta larangan kegiatan yang menimbulkan kerumunan massa, termasuk dilarang melakukan kegiatan atau hajatan di pemukiman, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid 19,” pungkas Kapolresta Surakarta.