Nongkrong di Hik, Warga Diminta Bubar oleh Patroli Polsek Serengan

 

Tribratanews.jateng.polri.go.id,Surakarta-Pembeli di warung hik di jalan Yos Sudarso yang menimbulkan kerumunan, dibubarkan patroli Polsek Serengan. Para pembeli diminta membawa pulang makanan yang sudah dibelinya dan tidak berkerumun, karena hal itu menimbulkan kerawanan untuk penyebaran virus corona. Kamis (07/05/2020) malam tadi.

”Makanan yang dibeli, dibawa pulang saja” tutur Aiptu Herry ( Petugas Patroli Polsek Serengan).

Untuk mencegah menularnya virus corona Kepolisian Resor Kota Surakarta menempuh berbagai cara antara lain memberikan sosialisasi ke masyarakat untuk selalu jaga jarak, selalu cuci tangan, stay di rumah dan gunakan masker setiap keluar rumah.

“Supaya pembeli tidak bergerombol di rumah makan, boleh membeli kebutuhan di wedangan atau warung hik, namun segera dibawa pulang,” pinta Aiptu Herry.

Kapolresta Surakarta Kombes.Pol. Andy Rifai,SIK.MH melalui Kapolsek Serengan AKBP Giyono,SH mengatakan meminta kepada sejumlah penjual warung hik dan bakmi di kawasan kota Surakarta khususnya Kecamatan Serengan agar pembeli diminta membawa pulang jajanan. Sehingga tidak nongkrong bareng yang menimbulkan kerumunan massa.

Kapolsek mengaku tidak sampai hati untuk melarang pedagang kecil berjualan. Karena jika sampai dilarang, maka pendapatan mereka sehari-hari dari berjualan akan terganggu. Hal itu bisa berdampak terhadap perekonomian keluarga.

Namun Kapolsek juga berharap agar penjual warung hik kawasan Serengan , bisa bekerjasama dan mendukung himbauan pemerintah meminta para pembelinya tidak bergerombol dan bisa menjaga jarak antar orang minimal satu meter.

Himbauan serupa ditujukan untuk pemilik rumah makan agar menerapkan sistem take away (bawa pulang) makanan. Pungkasnya.