INFORMASI PEMBUATAN DAN PERPANJANGAN SIM

I. PERSYARATAN PENDAFTARAN SIM
1. USIA
a. Berusia 17 tahun untuk SIM A, SIM C, dan SIM D
b. Berusia 20 tahun untuk SIM B1
c. Berusia 21 tahun untuk SIM BII
d. Berusia 20 tahun untuk SIM A Umum
e. Berusia 22 tahun untuk SIM B1 Umum
f. Berusia 23 tahun untuk SIM BII Umum

2. ADMINISTRASI
A. PEMBUATAN SIM BARU
a. Mengisi formulir pengajuan SIM
b. Kartu Tanda Penduduk (KTP) setempat yang masih berlaku bagi Warga Negara Indonesia atau dokumen keimigrasian bagi Warga Negara Asing
Dokumen keimigrasian yang dimaksud berupa:
– Paspor dan KITAP bagi yang berdomisili tetap di Indonesia
– Paspor, visa diplomatik, kartu anggota diplomatic, dan identitas diri lain bagi yang merupakan staf keluarga kedutaan
– Paspor dan visa dinas atau kartu izin tinggal sementara (KITAS) bagi yang bekerja sebagai tenaga ahli atau pelajar yang bersekolah di Indonesia
– Paspor dan kartu izin kunjungan atau singgah bagi yang tidak berdomisili di Indonesia
c. Pengajuan golongan SIM Umum Baru dilampiri dengan:
– Sertifikat lulus Pendidikan dan pelatihan mengemudi
– Surat Izin Kerja dari Kementerian yang membidangi Ketenagakerjaan bagi Warga Negara Asing yang bekerja di Indonesia
d. Surat keterangan tes psikologi

B. PERPANJANGAN SIM
a. Mengisi formulir pengajuan perpanjangan SIM
b. KTP asli setempat yang masih berlaku (bagi WNI) atau dokumen keimigrasian (bagi WNA)
c. SIM lama asli dan fotokopi (rangkap 2)
d. Surat keterangan lulus ujian keterampilan simulator
e. Surat keterangan kesehatan
f. Perpanjangan SIM dilakukan sebelum masa berlakunya berakhir
g. Perpanjangan yang dilakukan setelah lewat waktu harus diajukan SIM baru sesuai dengan golongan yang dimiliki dengan memenuhi persyaratan

C. PENGALIHAN GOLONGAN SIM
a. Mengisi formulir pengajuan pengalihan SIM
b. KTP asli setempat yang masih berlaku (bagi WNI) atau dokumen keimigrasian (bagi WNA) dan fotocopy KTP (rangkap 2)
c. SIM yang akan dialihkan golongannya telah dimiliki paling rendah 12 bulan
d. Surat keterangan lulus uji keterampilan simulator
e. Dilampiri dengan sertifikat lulus Pendidikan dan pelatihan mengemudi
f. Surat Izin Kerja dari Kementerian yang membidangi Ketenagakerjaan bagi Warga Negara Asing yang bekerja di Indonesia
g. Pengalihan golongan SIM berupa:
– SIM A menjadi SIM A Umum dan B1
– SIM A Umum menjadi SIM B1 Umum
– SIM B1 menjadi SIM B1 Umum dan BII
– SIM B1 Umum dan SIM BII Umum

D. PENGGANTIAN SIM RUSAK ATAU HILANG
A. PERSYARATAN PENGGANTIAN SIM KARENA HILANG
a. Mengisi formulir pengajuan penggantian SIM karena hilang
b. KTP asli setempat yang masih berlaku bagi WNI atau dokumen keimigrasian bagi WNA dan fotokopi KTP (rangkap 2)
c. Surat keterangan kehilangan SIM dari kepolisian
d. Print Out Data Pemohon SIM
B. PERSYARATAN PENGGANTIAN SIM KARENA RUSAK
a. Mengisi formulir pengajuan penggantian SIM karena rusak
b. KTP asli setempat yang masih berlaku bagi WNI atau dokumen keimigrasian bagi WNA dan fotokopi KTP (rangkap 2)
c. SIM yang rusak

3. KESEHATAN
A. KESEHATAN JASMANI
a. Penglihatan
Kesehatan penglihatan diukur dari kemampuan kedua mata berfungsi dengan baik. Cara pengujiannya dilakukan dengan cara mata secara bergantian melihat secara jelas dengan Snellen chart dari jarak kurang lebih 6 meter, serta luas lapangan pandangan mata normal dengan sudut pandangan 120 derajat sampai dengan 180 derajat.
b. Pendengaran
Kesehatan pendengaran diukur dari kemampuan mendengar dengan jelas bisikan dengan satu telinga tertutup untuk setiap telinga dengan jarak 20cm dari daun telinga dan kedua membran telinga harus utuh.
c. Kesehatan fisik atau perawakan
Kesehatan fisik atau perawakan diukur dari tekanan darah harus dalam batas normal dan tidak ditemukan keganjilan fisik
B. KESEHATAN ROHANI
Peserta harus sehat secara rohani.
4. TES PSIKOLOGI

II. MEKANISME SIM
1. SIM BARU
a. Pemohon menuju loket pendaftaran untuk mengambil Formulis Pendaftaran SIM dan diisi semuanya terlebih dahulu serta menyerahkan fotokopi KTP
b. Pemohon menuju ruang identifikasi dan verifikasi (foto SIM) untuk melakukan proses sidik jari, tanda tangan, dan foto
c. Pemohon masuk ke Ruang Pencerahan untuk mendapatkan sosialisasi tentang penggunaan dan aturan membawa kendaraan di jalan raya
d. Pemohon masuk ke Ruang Ujian Teori SIM untuk melakukan proses uji teori SIM sesuai golongan dengan menggunakan komputer
e. Pemohon melaksanakan proses ujian praktek sesuai dengan golongan SIM
f. Setelah dinyatakan lulus, pemohon diarahkan menuju Loket Pembayaran PNBP untuk melaksanakan pembayaran PNBP SIM
g. Pemohon menuju Loket Produksi untuk menunggu pencetakan SIM selesai

2. SIM PERPANJANGAN
a. Pemohon menuju loket pendaftaran untuk mengambil Formulis Pembuatan SIM dan diisi semuanya terlebih dahulu serta menyerahkan fotokopi KTP
b. Pemohon menuju ruang identifikasi dan verifikasi (foto SIM) untuk melakukan proses sidik jari, tanda tangan, dan foto
c. Pemohon diarahkan menuju Loket Pembayaran PNBP untuk melaksanakan pembayaran PNBP SIM
d. Pemohon menuju Loket Produksi untuk menunggu pencetakan SIM selesai

3. SIM ALIH GOLONGAN
a. Pemohon menuju loket pendaftaran untuk mengambil Formulis Pembuatan SIM dan diisi semuanya terlebih dahulu serta menyerahkan fotokopi KTP
b. Pemohon menuju ruang identifikasi dan verifikasi (foto SIM) untuk melakukan proses sidik jari, tanda tangan, dan foto
c. Pemohon masuk ke Ruang Ujian Teori SIM untuk melakukan proses uji teori SIM sesuai golongan dengan menggunakan komputer
d. Pemohon melaksanakan proses ujian praktek sesuai dengan golongan SIM
e. Setelah dinyatakan lulus, pemohon diarahkan menuju Loket Pembayaran PNBP untuk melaksanakan pembayaran PNBP SIM
f. Pemohon menuju Loket Produksi untuk menunggu pencetakan SIM selesai

4. SIM RUSAK ATAU HILANG
a. Pemohon menuju loket pendaftaran untuk mengambil Formulis Pembuatan SIM dan diisi semuanya terlebih dahulu serta menyerahkan fotokopi KTP, Print Out Data Pemohon SIM, Surat Kehilangan SIM
b. Pemohon menuju ruang identifikasi dan verifikasi (foto SIM) untuk melakukan proses sidik jari, tanda tangan, dan foto
c. Pemohon diarahkan menuju Loket Pembayaran PNBP untuk melaksanakan pembayaran PNBP SIM
d. Pemohon menuju Loket Produksi untuk menunggu pencetakan SIM selesai

III. PENGGOLONGAN SIM
1. SIM A
2. SIM A UMUM
3. SIM B1
4. SIM B1 UMUM
5. SIM BII
6. SIM BII UMUM
7. SIM C
8. SIM D

IV. BIAYA PNBP DALAM PENERBITAN SIM
Sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2016 berikut biaya PNBP dalam penerbitan SIM:
1. SIM BARU
a. SIM A : Rp. 120.000,-
b. SIM C : Rp. 100.000,-
c. SIM D : Rp. 50.000,-

2. SIM PERPANJANGAN / KEHILANGAN / RUSAK
a. SIM A : Rp. 80.000,-
b. SIM C : Rp. 75.000,-
c. SIM D : Rp. 30.000,-

3. SIM ALIH GOLONGAN
a. SIM A UMUM : Rp. 120.000,-
b. SIM B1 : Rp. 120.000,-
c. SIM B1 UMUM : Rp. 120.000,-
d. SIM BII : Rp. 120.000,-
e. SIM BII UMUM : Rp. 120.000,-
4. SIM INTERNASIONAL
a. SIM BARU : Rp. 225.000,-
b. SIM PERPANJANGAN : Rp. 250.000,-