Polresta Surakarta Berhasil Tangkap Pelaku Narkoba dengan Modus Baru

Tribratanews.jateng.polri.go.id,Surakarta-Satuan reserse Narkoba Polresta Surakarta berhasil menangkap pelaku penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu dengan menggunakan modus baru dalam transaksinya. Modus itu yakni meletakkan sabu-sabu di rak minimarket yang sudah diberi tanda tertentu.

Wakapolresta Surakarta AKBP Deny Heryanto,SIK.MSI didampingi Kasat Resnarkoba Kompol Joko Satrio,SH mengatakan modus itu terungkap saat Satresnarkoba yang dipimpin oleh Kompol Djoko Satrio menangkap tersangka inisial PA (31Tahun) warga Mangkubumen, Banjarsari, Solo. Bombom ditangkap saat mengkonsumsi sabu-sabu di dalam kamar hotel wilayah Jebres belum lama ini.

Saat kami geledah, kami menemukan sabu-sabu seberat 2,26 gram. Tersangka bertransaksi lewat media sosial dan menentukan lokasi pengambilan sabu-sabu di minimarket,” ucap Wakapolresta, Jumat (23/10/2020).

Menurutnya, modus yang digunakan tersangka itu jarang dilakukan. Lalu, cara berkomunikasi tersangka dan penjual menggunakan aplikasi perpesanan media sosial bukan Whatsapp.

Sementara itu, Kasatresnarkoba, Kompol Djoko Satrio,SH, menambahkan bahwa sabu-sabu itu diletakkan di antara makanan kering. Pihaknya kini berkomunikasi dengan pihak keamanan minimarket di Kota Solo untuk mengantisipasi terulangnya kejadian serupa. “Biasanya di jalanan, mungkin juga karena pandemi sehingga transaksi tidak langsung. Modus di minimarket ini baru pertama kali ada,”.

Sementara itu, dalam tiga bulan terakhir polisi menangkap 30 tersangka dari 27 kasus. Dari para tersangka, polisi menyita 412,1 gram sabu-sabu dan 25,16 gram ganja. Kasus kepemilikan sabu-sabu paling tinggi melibatkan tersangka inisial AS (36 Tahun) kurir sabu-sabu asal Sragen. AS ditangkap dengan barang bukti 344 gram sabu-sabu bernilai Rp400-an juta.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersangka PA akan dikenakan pasal 112 ayat ( 1 ) subsidair 127 ayat ( 1) huruf a UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika sedangka tersangka AS akan dikenakan pasal 114 ayat ( 2 ) subsidair 112 ayat ( 2) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika”, pungkas Kompol Joko Satrio,SH.