Polresta Surakarta Berikan Himbauan Warga untuk Tidak Mudik

Tribratanews.jateng.polri.go.Id, Surakarta- Wabah Virus Corona saat ini masih merajalela di Indonesia. Imbauan kepada warga untuk tidak mudik pun semakin santer dari pemerintah pusat sampai pemerintah daerah.

Dari data yang ada, fakta kasus Corona membuat pemerintah pusat dan daerah kian tegas agar warga melakukan social distancing atau jaga jarak sosial, salah satunya menunda mudik.

Sikap tegas juga diambil pihak Kepolisian, salah satunya dilakukan jajaran Polresta Surakarta dengan dibantu oleh TNI dan Dishub dengan cara membentangkan spanduk himbauan tidak mudik di Terminal Tirtonadi kota Surakarta. Rabu (08/04/2020).

Kapolresta Surakarta Kombes.Pol. Andy Rifai,SIK.MH menganjurkan warganya tidak berpergian ke luar kota, termasuk pulang kampung. Anjuran ini untuk mencegah COVID-19 menyebar ke wilayah lainnya.

“Kami justru menganjurkan masyarakat tidak berpergian sama sekali, termasuk pergi ke luar kota, apalagi pulang kampung,” kata Kapolresta Surakarta.

Polresta Surakarta bersama pemerintah kota Surakarta juga sudah mengimbau masyarakatnya tidak melakukan mudik pada Idul Fitri tahun ini. Larangan mudik ini disampaikan untuk mengantisipasi penyebaran Corona terhadap orang terdekat.

“Apalagi kita tahu kalau mudik itu yang ditemui orang tua di kampung. Kalau orang tua sudah agak tua, tentu rentan virus,” sambung Kapolresta.

Imbauan penundaan mudik dinilai sejalan dengan kebijakan work from home dan physical distancing. Kapolresta juga meminta semua warga masyarakat mengawal secara ketat imbauan dan pembatasan mudik.
Kapolresta Surakarta juga memastikan Gugus Penanganan COVID-19 juga akan mengawasi kegiatan mudik. Menurut dia, mudik massal merupakan kegiatan yang menguras energi, sehingga membuka potensi penularan virus Corona.

“Biasanya, mudik bareng sangat identik dengan pengumpulan massa besar yang berdesakan, baik saat pemberangkatan, dalam perjalanan, hingga di ketibaan. Seperti kita tahu, mudik bareng cukup melelahkan dan pastinya mengakibatkan stamina ketahanan tubuh peserta mudik drastis ngedrop dan menjadi sasaran empuk serangan COVID-19,” tutup Kapolresta Surakarta.( Humas/Yuliant)