Polresta Surakarta Gelar Tactical Floor Game ( TFG) Hadapi Kontijensi Virus Covid – 19

 

Tribratanews.jateng.polri.go.id,Surakarta_ Guna mengantisipasi kemungkinan terburuk Pandemi Covid-19 di wilayah kota Surakarta, Polresta Surakarta bersama dengan Kodim 0735 Surakarta bersama instansi pemerintah kota Surakarta menggelar menggelar Simulasi Kontijensi Konflik Sosial dan Sispamkota dalam rangka antisipasi dampak penyebaran Virus Covid – 19 di Gedung olahraga Bung Karno Manahan Surakarta. Rabu (22/04/2020).

Adapun TGF yang diselenggarakan Polresta Surakarta ini merupakan langkah antisipasi terburuk dalam melakukan penanganan virus corona Covid-19 di wilayah kota Surakarta.

Oleh karena itu, perlu adanya satu pemahaman untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan di tengah pandemi Covid-19.

“TFG yang kita selenggarakan bersama Kodim 0735/ Surakarta dan instansi lain bertujuan memberikan gambaran kepada semua stakeholder siapa dan berbuat apa. “Kita memperkirakan keadaan yang terburuk apabila itu terjadi, sejak awal semuanya harus sudah siap. Ini adalah permasalahan bersama, permasalahan Bangsa,” ujar Kapolresta Surakarta Kombes.Pol. Andy Rifai,SIK.MH.

Kapolresta meminta baik instansi pemerintah maupun masyarakat, harus merapatkan barisan untuk menghadapi pandemi yang terjadi saat ini. Dia juga menghimbau seluruh masyarakat maupun instansi terkait mengikuti kebijakan yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

“Oleh karena itu, semua instansi pemerintah dan masyarakat harus bergandengan tangan, merapatkan barisan untuk menghadapi Covid-19 ini bersama-sama. Ini permasalahan bersama, harus diselesaikan bersama. Semua harus mengikuti apa yang sudah di instruksikan oleh pemerintah pusat,” imbuhnya.

Menghadapi pandemi Corona Virus Diseases (Covid-19), berbagai upaya pencegahan dan penanganan virus tersebut terus dilakukan Polres Malang.
Salah satunya, melakukan simulasi Tactical Floor Game (TFG) atau Sistem Pengamanan Kota dalam rangka menghadapi Kontijensi atau suatu keadaan yang masih diliputi oleh ketidakpastian Covid 19 di Wilayah Hukum Polresta Surakarta.
Simulasi TGF itu, bertujuan untuk mendiskusikan dan memperagakan kegiatan yang sudah direncanakan berjalan dengan baik atau tidak.

“Kami akan mempersiapkan peningkatan pengamanan melalui TFG ini bersama TNI, Dinkes, Satpol PP, dan PMI kota Surakarta,” ungkap Kapolresta Surakarta.

Menurut Kapolresta Surakarta, untuk mencegah penyebaran Covid-19, pihaknya sudah melakukan himbauan untuk tidak mudik, sosialisasi jaga kesehatan, agar jaga jarak dan Physical Distancing, serta tak lupa melakukan pengamanan obyek vital. Hal ini dilakukan, agar pendatang dari luar kota Surakarta yang akan masuk wilayah kota ini bisa kita lakukan antisipasi, supaya Covid-19 bisa dicegah penyebarannya. Selain itu, pengamanan obyek vital juga kita prioritaskan, agar tidak terjadi gangguan dalam bentuk apa pun.

Kombes.Pol. Andy Rifai,SIK.MH menuturkan, pihaknya juga melakukan himbauan melalui banner dan spanduk yang kita pasang di jalan poros yang masuk wilayah kota Surakarta. Himbauan tersebut, sebagai langkah mengingatkan kepada masyarakat kota Surakarta agar keluarga mereka tidak melakukan mudik atau pulang kampung. Sebaliknya, warga kota Surakarta juga kita himbau untuk tidak bepergian keluar kota, sehingga cukup tinggal di rumah untuk sementara waktu.

“Kita tahu bahwa di Indonesia sudah menjadi tradisi mudik di saat Hari Raya Idul Fitri. Namun dengan adanya pandemi Covid-19, maka pemerintah telah menegaskan agar masyarakat tidak melakukan mudik, untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19,” tegasnya.

Kabagops Kompol I Ketut Sukarda menambahkan, himbauan tidak mudik itu, tidak hanya kita pasang pada jalan poros yang masuk wilayah kota Surakarta saja, tapi juga kita pasang ditempat keramaian, Stasiun Kereta Api (KA) dan Terminal Angkutan Umum. Sehingga dengan begitu, dirinya berharap kepada warga kota Surakarta untuk bisa melaksanakan apa yang sudah menjadi kebijakan pemerintah.

“Dan ketika keluar rumah harus menggunakan masker, karena masker sebagai garda terdepan untuk mencegah tertularnya Covid-19,” tambah Kabag Ops