Polresta Surakarta Ringkus Dua Belas Pengedar Narkoba Dalam 3 Minggu dengan Barang Bukti 159, 41 Gram Sabu-Sabu

 

Tribratanews.surakarta.jateng.polri.go.id,Surakarta-Satresnarkoba Polresta Surakarta mengungkap jaringan narkoba yang beroperasi di wilayah Solo dan sekitarnya.

Pengungkapan kasus narkoba jenis sabu-sabu ini dilaksanakan penangkapan pada periode bulan Maret hingga Minggu ke III tahun 2021 dengan mengamankan dua belas tersangka dengan barang bukti sabu sebanyak 159,41 gram.

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak,SIK.MSi melalui Wakapolresta AKBP Deny Heryanto,SIK.MSi didepan awak media Rabu (17/03/2021) mengatakan bahwa sebagai Tersangka YH (42) ditangkap pada hari Senin (01/03/2021) sekira pukul 22.00 Wib. Di dalam rumah yang terletak di daerah Kp. Semanggi RT.003 RW. 011, Kel. Mojo Kec. Pasar Kliwon Kota Surakarta dengan Barang bukti 1 (satu) paket shabu, berat : 0,24 gram, 2. 3 (tiga) buah pipet kaca terdapat sisa shabu, Seperangkat alat hisap shabu, Sebuah bungkus bekas rokok viper red, Sebuah HP merk Hammer.

Tersangka SR (45) ditangkap hari Selasa (02/03/2021) sekira pukul 20.00 Wib Di pinggir jalan dilingkungan keraton Surakarta yang tepatnya di Kp. Kamandungan RT.001 RW. 002, Kel. Baluwarti Kec. Pasar Kliwon Kota Surakarta dengan barang bukti 1 (satu) paket shabu, berat : 5,04 gram, sesobek kertas tissue, solasi warna hitam, 1 (satu) unit HP merk samsung J1 prime hitam.

Tersangka NS (37) , PM (35) dan SDN (22) ditangkap hari Senin (08/03/2021) sekira 11.20 Wib Di lantai 2 rumah yang beralamat di Kp. Bulu Rt. 001 / Rw. 002, Kel. Ngadirejo, Kec. Kartasura, Kab. Sukoharjo dengan barang bukti 3 (tiga) paket ukuran besar shabu, 12 (dua) belas paket shabu isolatif warna merah, 12 (dua) belas paket shabu isolatif warna coklat, Total berat Shabu kurang lebih 148 (seratus empat puluh delapan) gram, 2 (dua) bendel plastik klip, 1 (satu) buah lakban warna merah, 1 (satu) buah lakban warna coklat, Sebuah sendok plastic, Sebuah HP merk IPhone warna hitam.

Tersangka W (33) ditangkap hari Senin (15/03/2021) sekira pukul 16.45 Wib Di pinggir jalan Kp. Mertodranan Rt.003 RW. 004, Kel. Semaanggi Kec. Pasar kliwon Kota Surakarta dengan barang bukti 2 (dua) paket shabu, berat : 1,50 gram, sobekan kertas tissue, Isolasi warna hitam, 1 (satu) unit HP merk samsung duos warna hijau hitam.

Tersangka LRS(37) ditangkap hari Selasa (02/03/2021) sekira pukul 00.20 Wib Ditempat tinggal tersangka Rusunawa deret Keprabon Kp.Kusumodiningratan Rt.006 Rw.005 Keprabon Banjarsari, Kota Surakarta dengan barang bukti dari 1(satu) paket shabu berat lk 0,63 gr, 1 unit HP merk Redmi warna hitam, seperangkat alat hisap sabhu (bong), sebuah bungkus rokok menara, seperangkat alat hisap shabu (bong), 1 (unit) HP merk Lenovo warna putih.

Tersangka PJ (28) ditangkap hari Selasa (02/03/2021) sekira pukul 02.15 Wib Dirumah tersangka di Dk.Nolodutan Rt.003 Rw.022 Makamhaji Kartosuro Sukoharjo dengan barang bukti 1 (satu) paket shabu berat lk 0,24 gr dan 1 (satu) unit timbangan digital.

Tersangka AS (40) ditangkap hari Jum’at (05/03/2021) sekira pkl 21.00 Wib Di pinggir jl. Irian Kp. Kepatihan Wetan, kl. Tegalharjo, Jebres, Surakarta dengan Barang bukti 1 (satu) paket shabu berat lk 0,41 gr, sebuah tas warna hitam, 1 (unit) HP merk ASUS warna abu-abu.

Tersangka ASG(40) ditangkap hari Minggu (14/03/2021) sekira pukul 01.30 Wib Di dalam kamar kost yang terletak di jalan ontojoyo 3 kl tipes kec serengan kota Surakarta.

Tersangka RM(25) ditangkap hari Senin (15/03/2021) sekira pkl 04.30 Wib Didepan rumah terletak Jl. Ibu pertiwi Rt.003 Rw.007 Pasar Kliwon, Kota Surakarta dengan barang bukti 2 (dua) paket shabu berat lk 1,12 gr, sebuah bungkus rokok menara, seperangkat alat hisap shabu (bong), 1 (unit) HP merk Lenovo warna putih.

Tersangka MRS (24) ditangkap hari Senin (08/03/2021) sekira pukul 10.15 Wib. Dirumah kontrakan yang terletak di jalan Tirtorejo Utara No. 18 Bratan Kec. Laweyan Kota Surakarta dengan barang bukti 1 (satu) buah pipet dan sebuah tas kecil.

“Adapun dari dua belas tersangka yang residivis sebanyak 5 tersangka RM, AS, SR, NS dan W, dan status para pelaku adalah sebagai pengedar, perantara dan pemakai,” imbuh AKBP Deny.

Dalam pengungkapannya AKBP Deny mengatakan shabu diterima pelaku dari bandar dengan cara diambil disuatu tempat sesuai instruksi sang bandar, dan kemudian diedarkan Kembali dengan cara diletakan disuatu tempat juga sesuai instruksi sang bandar.

“Kedua belas pelaku dijerat dengan Pasal Primair pasal 114 ayat (1) subsidair 112 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009, tentang Narkotika dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp.1.000.000.000.(satu milyar rupiah). Dan paling banyak Rp.10.000.000.000.(sepuluh milyar rupiah) subsider dipidana paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp.800.000.000.(delapan ratus juta rupiah). Dan paling banyak Rp.8.000.000.000.(delapan milyar rupiah),” pungkas Wakapolresta Surakarta.