Polresta Surakarta Terima Penghargaan Kategori Pelayanan Publik Wilayah Bebas Korupsi Dari UNIBA Surakarta

 

 

Tribratanews.jateng.polri.go.id,Surakarta-Lembaga penelitian Pengembangan dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP3M) Universitas Islam Batik (UNIBA) Surakarta memberikan Penghargaan kepada Polresta Surakarta atas perolehan capaian Indek Presepsi Korupsi dengan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

Penghargaan diserahkan oleh ketua Tim peneliti Dr. Supawi Pamenang didampingi ketua LP3M UNIBA Dr. Ida Aryati kepada Kapolresta Surakarta Kombes.Pol. Ade Safri Simanjuntak,SIK.MSI yang diserahkan dengan upacara pagi tadi yang diikuti oleh PJU Polresta Surakarta, Perwira staf dan seluruh personil Polresta Surakarta, Senin (14/09/2020).

Capaian tersebut berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan dengan obyek penelitian ini adalah Sistem Pelaksanaan Anti Korupsi yang ada di Polresta Surakarta.

“Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan Polresta Surakarta kepada masyarakat pada layanan publik ini telah dilakukan dengan sangat baik, sehingga memberikan kepuasan yang tinggi bagi masyarakat. Hal seperti ini terjadi karena manajemen pelayanan dilakukan dengan baik oleh Polresta Surakarta,” kata ketua Tim peneliti Dr. Supawi Pamenang disaat memberikan kata sambutan pada saat upacara pagi tadi.

Dr. Supawi Pamenang Juga menyampaikan bahwa berdasarkan pengakuan para responden diketahui bahwa sistem Penegakan Anti Korupsi di Polresta Surakarta sudah terbukti sangat efektif. Maka kebijakan ini harus dilanjutkan, dan secara berkala agar senantiasa dimonitoring dan evaluasi.

Kondisi yang benar-benar sudah baik ini  jangan sampai dinodai oleh pencemaran perilaku yang tidak baik. Apalagi Polisi adalah salah satu matra penegak keadilan dan mengayomi masyarakat.

Ditambahkan ketua LP3M Dr. Ida Aryati, survey dilakukan agar dapat mengungkap sejauh mana Sistem Pelaksanaan Anti Korupsi di institusi kepolisian, maka dilakukan survei ke masing-masing unit kerja yang ada di Polresta Surakarta yang melibatkan masyarakat pengguna.

Pengungkapan yang utama adalah dengan meminta anggota polisi dan staff yang dijadikan responden untuk menjawab butir pertanyaan yang telah didesain oleh tim peneliti.

Kapolresta Surakarta Kombes.Pol. Ade Safri Simanjuntak,SIK.MSI, mengatakan jajarannya telah mencanangkan zona integritas, dengan indeks persepsi korupsi yang harus dinilai oleh pihak internal dan eksternal.

“Dari hasil penilaian mendapatkan predikat bagus baik internal maupun external. Harapan dengan hasil survey tersebut mampu meningkatkan kinerja Polresta Surakarta dalam melayani masyarakat semakin prima demi mewujudkan polisi yang Promoter profesional, modern dan terpercaya,” tegas Kapolresta Surakarta.