Polsek Laweyan Berhasil Ungkap Kasus Penipuan Online

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Surakarta-
Berkat semangat dan kerja keras yang tinggi, Jajaran Unit Reskrim Polsek Laweyan berhasil ungkap kasus penipuan online yang dilakukan oleh tersangka DF ( 30 Tahun), Selasa (07/04/2020).

Kapolresta Surakarta Kombes.Pol.Andy Rifai,SIK.MH melalui Kapolsek Laweyan Kompol Ari Suwarmono mengatakan bahwa pada hari Kamis tanggal 02 April 2020 sekira pukul 19.30 WIB telah dilakukan penangkapan terhadap Pelaku kasus tindak pidana Penipuan dengan tersangka DF (30 Tahun).

” Bahwa penangkapan tersangka DF atas laporan masyarakat atas nama Syarif Wirawan (26 Tahun) ke Mapolsek Laweyan sesuai
Laporan Polisi Nomor : LP / B /15 / III / 2020 / Jateng / Resta Ska / Sek Lwy, tanggal 30 Maret 2020 . Yang mana kejadian tersebut pada hari Minggu (27/10/2019), sekitar pukul 13.00 WIB, TKP di Toko Serba Murah Jl. Dr. Radjiman 565 Pajang Laweyan Kota Surakarta” jelas Kompol Ari Suwarmono .

Kapolsek Laweyan menerangkan kronologis dari kejadian penangkapan tersangka DF yakni,
“Bahwa pada hari Minggu (27/10/2019) sekitar jam 13.00 WIB, di di Toko Serba Murah Jl. Dr. Radjiman 565 Pajang Laweyan Kota Surakarta, Pelapor membeli sebuah Truck setelah membaca iklan di OLX kepada Pelaku dengan harga jadi Rp. 68.000.000,-
Kemudian Pelapor mendatangi Pelaku di kantornya (TKP) untuk menyelesaikan transaksi. Setelah itu Pelapor mentransfer uang kepada Pelaku sebanyak 3 kali dengan total Rp. 30.000.000,- namun setelah itu Pelaku tidak bisa dihubungi dan kendaraan Truck sudah tidak ada. Atas kejadian tersebut, kemudian dilaporkan ke Polsek Laweyan.

“Setelah dilakukan penyelidikan, didapati informasi bahwa Pelaku berada di wilayah Jawa Timur dan akan kembali ke Solo pada tanggal 2 April 2020 dengan transportasi Kereta Api. Atas informasi tersebut Unit Reskrim Polsek Laweyan melakukan penghadangan di Stasiun Purwosari. Dan benar Pelaku turun di Stasiun Purwosari pada waktu tersebut dan dilakukan penangkapan. Selanjutnya Pelaku di bawa ke Polsek Laweyan untuk di proses lebih lanjut” tutup Kompol Ari Suwarmono.