Tiga Pelaku Pengeroyokan di Jebres Diringkus Unit Resmob Polresta Surakarta

 

Tribratanews.surakarta.jateng.polri.go.id,Surakarta-Kepolisian resor kota Surakarta berhasil mengamankan tiga orang pelaku pengeroyokan di pinggir jalan kampung di Kp, Gulon, RT. 03, RW. 21, Kel. Jebres, Kec. Jebres, Kota Surakarta, Rabu (10/03/2021).

Kapolresta Surakarta Kombes.Pol. Ade Safri Simanjuntak,SIK.MSi mengatakan memang benar Polresta Surakarta telah berhasil menangkap tiga orang pelaku Pengeroyokan pinggir jalan kampung di Kp, Gulon, RT. 03, RW. 21, Kel. Jebres, Kec. Jebres, Kota Surakarta hari Minggu (21/02/2021) sekira pukul 00.30 Wib yakni dengan inisial AW (28), PNC (22) dan DZS (21).

“Penangkapan ketiga tersangka terkait telah melakukan tindak pidana secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang, yang dilakukan oleh tiga orang tersangka terhadap dua orang korban bernama Dian dan Marsel pada hari Minggu (21/02/2021) sekitar pukul: 00.30 WIB, ada di pinggir jalan kampung di Kp, Gulon, RT. 03, RW. 21, Kel. Jebres, Kec. Jebres, Kota Surakarta,” ucap Kombes.Pol. Ade Safri Simanjuntak,SIK.MSI.

Kapolresta Surakarta menjelaskan mengenai Kronologi Kejadian sebagai berikut bahwa pada hari Sabtu (20/02/2021) sekitar jam: 23.00 WIB, korban Dian naik sepeda motor sendirian, sedangkan korban Marsel berboncengan bersama dengan seorang temannya yang bernama Fajar pergi dari Jurug ke arah Palur.

Ketika didepan UNSA ada sebuah sepeda motor Suzuki Satria FU yang dikendarai oleh Tersangka DZS berboncengan dengan Tersangka AW melaju dari arah sama (Jurug ke Palur) dan menyerempet sepeda motor yang dikendarai korban Marsel hingga menyebabkan korban hampir jatuh.

Atas peristiwa tersebut korban Dian mengejar kedua tersangka dan dapat bertemu di SPBU Palur dan terjadi perselisihan, dan ketika Marsel dan Fajar dapat menyusul ke SPBU Palur, kedua tersangka DZS dan WA dan AW melarikan diri.Setelah kejadian tersebut kedua korban Dian dan Marsel pulang ke Kp, Gulon, Jebres, Surakarta, sedangkan Sdr. Fajar memisahkan diri.

Buntut dari kejadian tersebut, malam itu juga Tersangka WA menyiapkan pedang dan button stick menemui teman-temannya di sebuah wedangan di Jurug dan menceritakan kejadian yang dialaminya selanjutnya pedangnya diminta oleh Tersangka PNC dan akhirnya Tersangka AW , PNC dan Tersangka DZS diikuti oleh sekitar 20 orang temannya yang lain mencari keberadaan kedua korban Dian dan Marsel dan bertemu di TKP (Kp. Gulon, Jebres, Surakarta) selanjutnya ketiga tersangka melakukan penganiayaan terhadap kedua korban hingga luka-luka.

“Dari tangan tersangka AW dapat disita Barang Bukti satu buah pedang panjang 65 Cm, dengan gagang berbalut kain warna hitam berikut sarung pedang berwarna hitam, dan satu buah button stick dari besi berwarna hitam,” imbuhnya.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya masing – masing pelaku akan dikenakan pasal berbeda – beda yakni
Tersangka Inisial AW dijerat Pasal 2 ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dan atau Pasal 170 ayat (1) dan (2) KUHP dengan Ancaman Pidana Maksimal 10 Tahun Penjara. Tersangka PNC dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dan atau Pasal 170 ayat (1) dan (2) KUHP Ancaman Pidana : Maksimal 10 Tahun Penjara sedangkan untuk tersangka DZS akan dijerat dengan Pasal 170 ayat (1) dan (2) KUHP Ancaman Pidana Maksimal 7 Tahun Penjara,” pungkas Kapolresta Surakarta.